ROHIS TIN 37
Monday, July 30, 2001
Kasus kawan kita. Ane ingin bertanya, apakah menuduh seseorang berbuat kebohongan, kecurangan dan kelicikan dengan mengatakan yakin 100% anda salah merupakan suatu dosa apa tidak? Pertanyaan ini dilontarkan menyikapi tindakan staf pengajar jurusan Matematika terhadap temankita si 'gadis' yang saat ini lagibimbang. Diteror, dibentak, disakiti hatinya dipaksa mengakui perbuatanyang tak pernah diperbuatnya. Apakah itu cara nendapat keadilan? Bolehlah kasus yang lalu terbukti si mahasiswa bersalah, tapi apakah kawan kami itu juga salah? Padahal menurut pengakuannya kepada kami, "DEMI ALLAH SAYA TIDAK MELAKUKAN KECURANGAN SEDIKITPUN". Apakah nama Allah tidak cukup bagi seorang dosen untukmeluluhkan hatinya? Hendaknya kita percaya apa yang dikatakan si 'gadis' terlepas apakah itu benar atau salah, toh dosa ditanggung dia sendiri kalomemang dia berbohong. Sebaiknya koreksi diri, jagaperkataan jangan sampai menyakiti orang lain, karena lidah kadang lebih tajam daripada pisau tajam. Camkan rekan.
posted by Johan Wahyudi 6:44 AM [edit]